Meraih bintang yang aku ingin mungkin tak akan mampu aku
capai dengan mudah, aku mampu menggapai cinta dari rangkaian sayap patah burung
yang terbang di kala senja menuju sarangnya. Cinta tak akan diam ketika aku
hanya menyerah untuk tidak berusaha mencapai dan mencoba melalui waktu dengan
memberikan cinta di sisa waktu yang ada, karena burung – burung itu tak
memerlukan jam untuk dia pulang lagi ke sarangnya, seperti cinta yang tak akan
pudar dengan terus mengingat bahwa cinta tak memiliki bahkan tak memerlukan
alas an untuk terus bersama namun tetap memberikan pesan “senyum indah orang
terkasih adalah pupuk kehidupan yang akan selalu menjaga cahaya itu tetap hidup
selamanya”
Merasakan cinta seperti deru ombak, dia akan selalu
memberikan keindakan dan tidak akan meninggalkan lautan karena ketika ombak
meninggalkan lautan, dia akan membuat lautan merasa kesepian. Seperti cinta
yang tumbuh dengan setia dan rela berkorban demi kehidupan cintanya. Terkadang
orang mampu dengan mudah mengatakan cinta namun, tak jarang juga orang dengan
mudah membiarkan cintanya pergi dan menyia-nyiakan begitu saja.
Aku pernah merasakan hal itu, namun diantara langit masih
ada langit dan aku mengerti kini dengan
tidak menyia-nyiakan cinta maka cinta pun tak akan meninggalkan kita, bertanya
pada alam bahwa aku melihat lautan tetap tersenyum ketika aku memejamkan mata
bersama bayangan lelaki yang tak pernah hidup di duniaku, dia tetap menjaga
hatiku agar tak terluka olehnya.
Hidup ini tak akan selalu ada dinding-dinding pembatas,
pencaya bahwa cinta akan tumbuh bersama kita yang berusaha menumbuhkan cinta
itu seperti bunga yang akan selalu tumbuh jika kita selalu menjaganya dengan
baik. Aku selalu ingat bahwa di lautan Neptunus selalu menjaga indahnya lautan,
dan ketika malam aku selalu melihat diantara langit mendung bulan tak
meninggalkan langit dan malam karena dia tetap setia walalu harus tersembunyi
oleh awan, begitu pula ketika menjaga hati, kamu tak akan meninggalakan orang
yang kamu cinta bahkan ketika kamu melihatnya, maka saat itu pula kamu tak akan
menolehkan pandanganmu kea rah manapun selain padanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar